Showing posts with label Sosial. Show all posts

Bagi Anda yang lagi mencari software akuntansi yang cocok untuk perusahaan anda maka FINA adalah solusinya. Karena Software ini sudah dipakai oleh jutaan pengguna diseluruh Indonesia dan bahkan diluar negeri. Software ini sudah stabil artinya program jadi yang sudah standart sesuai berbagai macam perusahaan yang ada di Indonesia baik Dagang, Jasa dan Pabrik.

Software ini juga cocok untuk pelaku UKM, karena disamping kualitasnya yang bagus namun harganya juga murah, serta layanan after salesnya yang memuaskan.

Software ini sudah sesuai dengan ketentuan Akuntansi Indonesia baik PSAK atau IFRS. Tak hanya itu software ini sudah tersinkronisasi dengan E-Faktur Pajak. Komplit bukaan !!

Dari sisi pemasaran, pihak FINA juga menjamin uang kembali jika software tersebut tidak dijalan ditempat yang bapak/ibu pimpin. dan juga ada jaminan biaya gratis jika ada error program dan akan langsung dikerjakan tidak lebih dari 24 jam. Wowww .. !!!

Kurang apalagi ... ?? jika masih penasaran, anda bisa minta atau request presentasi ditempat dan itupun juga GRATISS .. !!

Sudah terbukti beberapa perusahaan top sudah memakai software ini seperti: Lisa Concrete, Gunung Slamet, Enseval dan masih banyak lagi yang lainnya.

Segera hubungi nomer ini, Office: 031-8415126 atau HP: 0821-3915-1785 ...
 
Terima kasih

File dalam bentuk Corel bisa didownload di link ini : Desain Kemasan Snack CDR




SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini :
NIK                    : 35780930XXXXXX
Nama                  : DAHNAN
Tanggal lahir      : Bojonegoro, XX Juni XXXX
Pekerjaan            : Karyawan Swasta
Alamat                : Semalang XX Kel. Klampis Ngasem Kec. Sukolilo, Surabaya

Dengan ini memberi kuasa penuh kepada :
NIK                   : 352924XXXXXX
Nama                : SAMUEL
Tanggal lahir    : Sumenep, XX November XXXX
Pekerjaan          : Karyawan Swasta
Alamat              : Dsn. Tangse XXX  Desa Kalisangka Kec. Arjasa Kab. Sumenep
Alamat  Domisili  : Menur pumpungan XX Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya


Untuk Pengurusan atau Pembayaran Pajak Kendaraan sepeda motor dengan identitas sebagai berikut:
§      Atas  Nama         : SAMUEL
§       No. Polisi             : L XXX MN
§       Merk/Type           : HONDA / NC19AX2
§       No. Rangka         : MH1JFF11XDKXXXXX
§       No. Mesin           : JFF1XXXXX
§        No. BPKB          : J-019XXX
Demikianlah surat kuasa ini saya buat. Semoga dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Surabaya,  XX Oktober 2018   
Mengetahui,
Pemberi Kuasa                                                                                                           Penerima Kuasa




  (.............................)                                                                                             (.............................)

Untuk mendownload format atau draft suratnya klik link dibawah ini:

Terima kasih 


Tips agar mudah shalat malam :

1.      Ikhlas mengerjakan shalat malam
2.      Merasa dipangil Tuhan untuk shalat malam
3.      Rasul pun mengajak kita untuk shalat malam
4.      Nikmatnya shalat malam
5.      Memperhatikan posisi tidur
6.      Shalat malam menyembuhkan hati yang lalai
7.      Allah mengawasi shalat malam kita
8.      Mengetahui kesungguhan Rasul dalam shalat malam
9.      Keinginan untuk meniru pelaku shalat malam
10.  Berdoa agar dimudahkan shalat malam
11.  Tidur dalam keadaan suci
12.  Menyadari bahwa Allah selalu tersenyum kepada pelaku shalat malam
13.  Nabi Saw. Tidak pernah meninggalkan shalat malam meski dalam keadaan sakit
14.  Mengetahui kesungguhan sahabat dalam shalat malam
15.  Menyegarakan tidur setelah shalat isya
16.  Mengetahui pahala shalat malam adalah bidadari di surge
17.  Tidur dengan niat bangun shalat malam
18.  Mengetahui bahwa Allah bangga kepada pelaku shalat malam
19.  Mengetahui bahwa Nabi Saw. Senantiasa shalat malam meski dalam masa peperangan
20.  Mengetahui kesungguhan ulama salaf dalam shalat malam
21.  Menjahui dosa dan maksiat
22.  Membaca doa sebelum tidur
23.  Mengetahui pahala untuk pelaku shalat malam
24.  Mengetahui bahwa Rasul Saw. Senantiasa shalat malam meski dalam keadaan safar
25.  Mengetahui kesungguhan sahabat wanita dalam shalat malam
26.  Mengetahui betapa sedikit orang yang shalat malam
27.  Mengetahui bahwa shalat malam mendatangkan kebahagiaan hati
28.  Tidak terlalu banyak makan dan minum
29.  Memilih tempat tidur yang memudahkan bangun shalat malam
30.  Mengetahui bahwa Nabi Saw. Mengajarkan keluarganya untuk bangun shalat malam
31.  Mengetahui kesungguhan khalifah umara’ dalam mengerjakan shalat malam
32.  Merasa bahwa setan akan berusaha  menghalangi kita dari mengerjakan shalat malam
33.  Merenungkan bahwa shalat malam dapat membangkitkan semangat jihad
34.  Tidak memakai selimut tebal sewaktu tidur
35.  Mengetahui bagaimana Nabi Saw. Mengajarkan shalat malam kepada putrinya
36.  Merenungkan munajat pelaku shalat malam
37.  Mengetahui bahwa shalat malam menyelamatkan seseorang dari Api neraka
38.  Tidak tidur secara berlebihan
39.  Mengetahui wasiat ulama salaf untuk mengerjakan shalat malam
40.  Mengevaluasi diri apabila meninggalkan shalat malam
41.  Rasul pun mengajak kita berlomba-lomba mengerjakan shalat malam
42.  Jihad tidak menghalangi ulama salaf untuk shalat malam
43.  Mengetahui bahwa pahala shalat malam adalah surge
44.  Melakukan muhajadah untuk shalat malam
45.  Memelihara doa-doa bangun tidur
46.  Menyadari bahwa shalat malam bisa meringankan siksaan pada hari kiamat
47.  Mengetahui bahwa Rasul Saw. Membangunkan sahabatnya untuk shalat malam
48.  Mengetahui penyesalan dan tangis ulama salaf apabila terlewat mengerjakan shalat malam
49.  Mengetahui bahwa shalat malam dapat menghapuskan dosa
50.  Memakan makanan yang halal

(a.r/red)

Kita hidup tidak hanya seorang diri melainkan butuh untuk bersosial dengan orang lain baik itu didalam lingkup sekolah, pekerjaan, rumah tangga dan lain sebagainya dan kitapun tidak bisa menjalani hidup layaknya seorang diri. Contoh kecil saja, kita tidak akan pernah merasakan nikmatnya nasi andai saja tidak ada orang yang bertani begitupun juga sebaliknya. Namun terkadang kita lupa akan hal itu, sehingga seringkali kita abai dan lupa untuk tergerak ketika orang lain butuh akan bantuan kita.

Agama kita mengajarkan untuk tolong menolong dalam sesama, karena muslim dengan muslim lainnya itu adalah bersaudara, mungkin itu tidak hanya dalam Islam saja melainkan semua agama pasti akan mengajarkan hal serupa.

Tapi nyatanya apa, kerap kali kita lihat banyak orang yang menghardik pengemis, pengamen dan semacamnya dan diperlakukan tidak sewajarnya. Mereka memandang seolah-olah bukan kasta ataupun kelasnya dari mereka, padahal kita dipandang Tuhan bukan karena harta maupun kelasnya melainkan keimanan dan ketaqwaannya. Tidak hanya itu saja, sering kali kita liat rumah yang megah tapi disampingnya ada gubuk reot, ketimpangan yang seperti ini banyak sekali terjadi dikota-kota besar, mereka seakan tidak peduli dengan tetangga disekitar yang terpikir ia bisa hidup enak dan nyaman tanpa mengganggu hidup orang lain padahal dalam islam kita diserukan untuk bersilaturahmi sekedar tegur sapa dan andaipun ada dari mereka yang membutuhkan bantuan, kita wajib untuk membantunya karena berbagi itu memang tugas kita sebagai makhluk sosial.

Banyak dari mereka yang mampu tapi sedikit dari mereka yang tergerak. Hal seperti itu terjadi karena matinya hati kita akan kesadaran untuk peduli sesama, nafsu kita sudah menutupi pikiran dan hati, seolah-olah dunia adalah ketenangan hidup yang sebenarnya dan bisa dicapai hanya dengan berburu harta dan materi sebanyak-banyaknya.

Ironis sekali memang, ketika kita menjumpai orang-orang seperti itu, bukankah dari kecil kita diajarkan dan dididik untuk bersosial, berbagi, dan peduli.

Mulailah dari hal-hal kecil yang bisa membantu membuat orang lain bisa tersenyum, karena kita tidak bisa mengukur tingkat bahagianya seseorang yang kita bantu dengan materi tapi cukup dengan keikhlasan dari kita dan ketulusan untuk mereka.

(a.r/red)



SEPULUH SEBAB UTAMA KEGAGALAN SEORANG PEMIMPIN

Beberapa sebab kegagalan seorang pemimpin, karena dengan mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan sama pentingnya dengan mengetahui apa yang harus dilakukan :

1.   Ketidakmampuan menyusun perincian: Kepemimpinan yang efisien memerlukan kemampuan untuk mengorganisasi dan menguasai perincian. Tidak ada pemimpin sejati yang pernah “terlalu sibuk” untuk melakukan apa saja yang mungkin perlu dilakukan dalam kapasitasnya sebagai pemimpin. Kalau seseorang entah seorang pemimpin atau seorang pengikut, mengakui bahwa dia “terlalu sibuk” untuk mengubah rencananya atau memberi perhatian kepada suatu keadaan darurat, maka dia mengakui bahwa dirinya tidak efisien. Pemimpin yang sukses harus menguasai semua perincian yang berhubungan dengan posisinya. Itu berarti, tentu saja, mengharuskan dia memiliki kebiasaan mewakilkan perincian kepada para asisten yang cakap.

2.   Keengganan memberikan pelayanan yang dipandang rendah: pemimpin besar yang sejati bersedia, saat terpaksa, melakukan jenis pekerjaan apa saja yang mungkin mereka minta untuk dilakukan orang lain. “Yang terbesar diantara kamu akan menjadi pelayan semua orang” merupakan kebenaran yang diperhatikan dan dihormati oleh semua pemimpin yang cakap.

3.  Mengharapkan upah dari apa yang mereka “ketahui”, bukan apa yang mereka lakukan berdasarkan yang mereka ketahui: Dunia tidak membayar orang untuk hal yang mereka ketahui. Dunia membayar mereka untuk apa yang mereka lakukan, atau yang mereka ingin agar dilakukan orang lain.

4.  Takut bersaing dengan pengikut: Pemimpin yang merasa terancam jika salah seorang pengikutnya akan  merebut posisinya, cepat atau lambat ketakutannya akan menjadi kenyataan. Pemimpin yang kompeten akan melatih pengikutnya supaya bisa mendelegasikan pekerjaan kepada mereka, dan juga suatu perincian dari posisinya. Hanya dengan cara itu saja seorang  pemimpin bisa melipatgandakan dirinya dan mempersiapkan dirinya untuk berada dibanyak tempat, dan memberikan perhatian kepada banyak hal pada satu saat sekaligus. Merupakan kebenaran abadi bahwa orang menerima upah lebih besar untuk “kemampuan mereka membuat orang lain melakukan pekerjaan”, daripada yang mungkin bisa mereka terima dengan melakukan pekerjaan sendiri. Seorang pemimpi yang efisien, melalui pengetahuan tentang pekerjaannya dan magnetisme kepribadiannya, bisa sangat meningkatkan efisiensi orang lain, dan membuat mereka bisa memberikan lebih banyak pelayanan dan lebih daripada yang bisa mereka berikan tanpa bantuannya.

5.  Kurang imajinasi: Tanpa Imajinasi, pemimpin tidak mampu mengatasi keadaan darurat, serta menciptakan rencana  untuk membimbing para pengikutnya secara efisien.

6.   Mementingkan diri sendiri: Pemimpin yang mencaplok semua penghargaan bagi dirinya sendiri untuk semua pekerjaan yang dilakukan pengikutnya pasti akan menjadi sasaran kebencian. Pemimpin besar sejati tidak pernah merebut penghargaan milik orang lain. Dia sudah puas melihat penghargaan, kalau memang ada, diberikan kepada parap pengikutnya karena dia tahu kebanyakan orang akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan pujian dan pengakuan daripada yang mereka lakukan untuk semata-mata mendapat uang.

7. Tidak sederhana: Pengikut tidak menghargai seorang pemimpin yang tidak memiliki kesederhanaan. Lebih-lebih ketidaksederhanaan, dalam bentuknya, merusak ketahanan dan vitalitas semua orang yang menganutnya.

8.  Tidak loyal: Barang kali seharusnya ini dicantumkan pada puncak daftar. Pemimpin yang tidak loyal atau tidak setia kepada orang kepercayaannya, kepada rekan-rekannya dan mereka yang berada diatasnya maupun dibawahnya, tidak akan lama bisa mempertahankan kepemimpinannya. Sifat tidak loyal menandai seseorang yang derajatnya lebih rendah daripada debu, dan menyebabkan orang itu menerima penghinaan yang patut diterimanya. Kurangnya  loyalitas menjadi penyebab utama kegagalan dalam setiap bidang kehidupan.

9.  Menekankan “wewenang” kepemimpinan: Pemimpin yang efisien memimpin dengan memberi dorongan, bukan dengan menanamkan rasa takut dalam hati para pengikutnya. Pemimpin yang berusaha memberi kesan kepada pengikutnya dengan wewenang termasuk dalam kategori kepemimpinan melalui paksaan. Kalau seorang pemimpin benar-benar merupakan pemimpin sejati, dia tidak perlu mengiklankan fakta itu selain dengan tindak tanduknya-rasa simpatinya, rasa pengertiannya, kejujurannya, dan peragaan bahwa dia mengetahui pekerjaannya.

10.  Menekankan jabatan: Pemimpin yang cakap tidak memerlukan jabatan atau “titel” untuk membuatnya dihormati oleh para pengikutnya. Orang yang terlalu menekankan pada jabatan biasanya tidak banyak memiliki hal lainnya untuk ditonjolkan. Pintu kantor seorang pemimpin sejati terbuka bagi semua orang yang ingin masuk, dan ruang kerjanya bebas dari formalitas atau perbatasan.

Ini semua termasuk dalam penyebab umum kegagalan seorang pemimpin. Setiap kesalahan ini sudah cukup untuk menyebabkan kegagalan. Pelajarilah daftar ini dengan cermat kalau anda ingin menjadi pemimpin dan memastikan bahwa anda bebas dari semua kesalahan tersebut.

Dikutip : Buku “Think & Grow Rich” Napoleon Hill


Hukum sugesti pribadi,

Hukum sugesti pribadi, yang bisa membuat kita menanjak ke puncak keberhasilan sampai melampaui imajinasinya, dijelaskan dengan baik dalam bait-bait berikut ini :

Jika Anda berpikir Anda kalah, Anda kalah.
Jika Anda berpikir Anda tidak berani, Anda tidak berani.
Jika Anda ingin menang, tetapi berpikir tidak bisa,
Sudah hampir pasti Anda tidak bisa.

Jika Anda berpikir Anda akan kalah, Anda akan kalah.
Sebab di dunia ini kita mendapatkan,
Sukses dimulai dengan kehendak seseorang.
Semua ada dalam keadaan pikirannya.

Jika Anda berpikir Anda rendah, Anda rendah,
Anda harus berpikir akan menanjak tinggi,
Anda harus yakin akan diri sendiri,
Sebelum Anda bisa memenangkan hadiah.

Perjuangan hidup tidak selalu dimenangkan
Oleh yang kuat atau lebih cepat,
Tapi cepat atau lambat orang yang bisa menang
Adalah orang yang BERPIKIR IA BISA MENANG.

Perhatikan kata-kata yang diberi penekanan, dan Anda akan menangkap arti mendalam yang diungkapkan oleh si penyair.

Disuatu tempat dalam diri Anda (mungkin didalam sel-sel otak Anda), ada benih keberhasilan yang sedang tertidur. Jika dibangunkan dan dijadikan landasan tindakan, maka benih itu bisa membawa Anda ke suatu ketinggian, yang bahkan belum pernah Anda harapkan untuk tercapai.

Persis seperti ketika seorang musisi mahir bisa  mengalunkan music yang paling indah dari dawai biola, Anda pun bisa membangkitkan kegeniusan yang tertidur dalam otak Anda, dan menjadikannya pendorong supaya Anda menanjak menuju tujuan  apa pun yang ingin Anda capai.

Kalau Anda mengisi pikiran Anda dengan rasa takut, keraguan, dan ketidakpercayaan pada kemampuan Anda dalam menghubungkan dan menggunakan kekuatan Inteligensi tanpa batas, maka hokum sugesti pribadi akan mengambil semangat ketidakpercayaan ini dan menggunakannya sebagai pola, dan pikiran bawah sadar Anda akan mengubahnya menjadi padanan fisiknya.

(a.r/red)




Ibu Aku Merindukanmu

Chapter 1

Entah aku harus mulai dari mana untuk membahas judul yang satu ini, yang pasti aku bingung karenanya aku tidak mungkin bisa membahasmu hanya dalam secarik kertas, mengabadikan jasamu sekedar dalam bingkai tulisan. Sejak kecil sampai saat ini aku masih lah anakmu yang mustahil untuk bisa membalas budimu, tak lepas dari itu masih saja aku sering mengecewakanmu, namun sekali lagi itulah aku anakmu Ibu.

Disaat aku masih tertidur pulas engkau bangun tanpa terpaksa, bergerak untuk menyiapkan semua kebutuhan ketika aku sudah terjaga, engkau masih saja bisa tertawa meskipun ragamu tersiksa. Oh, ibu begitu mulianya engkau.

Tanpa terasa sambil menulis cerita ini air mataku menetes perlahan, andai saja air mata ini bisa menjadi tinta untuk menorehkan cerita tentangmu, aku rela meneteskannya meskipun aku mengorbankan organ mataku ibu, namun itu belumlah cukup karena cerita tentangmu mustahil untuk bisa diungkapkan baik itu dalam tulisan maupun dalam perbuatan. Mungkin itu terlihat konyol namun itulah aku anakmu ibu. Satu hal yang pasti untuk saati ini dan sampai kapanpun aku merindukanmu, rindu pelukan dan belaian kasih sayangmu, senyum tulusmu yang semuanya membuatku ingin segera kembali kepangkuanmu Ibu.

Meskipun aku sudah beranjak dewasa, namun aku masih ingin diperlakukan seperti aku waktu kecil dulu.  

Ibu aku merindukanmu … !!!      

Continue ... !! 

(a.r/red)                
Copyright © Ainur R. 2018 Berbagi Ilmu